Never Again (Part 2)

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Never Again (Part 2)

Post  hansoomun96 on Thu Mar 03, 2011 11:40 pm

Cast :
* Choi Rin Rin
* Park Jung Min
* Kim Hyung Jun
* Kim Hyun Joong
* Kim Kyu Joong
* Heo Young Saeng

Never Again

Choi Rin Rin POV's

" Hoiiii !! "

Aku terperanjat. Melihatlah aku di luar jendela.....

Ternyata namja itu yang memanggilku.

Choi Rin Rin POV's End

Hyun : " Rin Rin!! "
Rin Rin : " Mwo ? "

Kata Rin Rin sedikit berteriak.

Hyun Joong : " Ayo ikut aku !! "
Rin Rin : " Ani...mau kemana ? "

Tanya Rin Rin heran. Hyun membuka mulunya seakan ingin mengatakan sesuatu,namun ia kembali menutup mulutnya dan berlari masuk ke dalam rumah. Rin Rin hanya bingung melihatnya.

Rin Rin : " Mwo ? ada apa ? mau kemana ? "

Tanya Rin Rin saat Hyun sudah sampai dihadapannya.

Hyun Joong : " Ayo ikut aku...ada yang ingin aku bicarakan padamu. "

Katanya seraya menggandeng tangan Rin Rin dan mengajaknya keluar. Hyun Joong menghidupkan mesin mobilnya,dan membawa Rin Rin ke suartu tempat.

Rin Rin : " Mwo ? bandara ? "

***

Kim Hyun Joong POV's

Rin Rin : " Mwo ? bandara ? "

Tanyanya padaku. Aku hanya diam seribu bahasa. Seakan aku bersikap menyembunyikan sesuatu,namun aku tidak peduli dengan itu semua. Aku fokus menyetir mobilku.

Rin Rin : " Sebenarnya kita mau kemana sih ? tolong jawab aku..kalau tidak aku ingin turun disini sekarang juga! "

Kali ini nadanya terdengar agak tinggi di telingaku. Aku menoleh ke arahnya,melihat ekspresi wajahnya..dia terlihat ketakutan. Nafasnya naik turun. Seakan takut aku akan berbuat macam2 padanya.

Hyun Joong : " Aku ingin menunjukkanmu sesuatu.... "
Rin Rin : " Mwo ? "
Hyun Joong : " ..... sesuatu yang akan membuatmu bahagia. "

Kataku sambil tersenyum. Berat aku mengatakan semua ini....ya,sesuatu yang akan membuatmu bahagia dan sebaliknya. Mungkin lebih menyakitkan. Maafkan aku Rin-ah.

Kim Hyun Joong POV's End

***

Someone : " Apa kau benar2 akan membawanya kemari ? "
Kyu : " Ye...Hyun Joong hyung sedang menjemputnya. "
Someone : " ...... "

Orang itu terdiam seribu bahasa sambil menunduk sedih. Young Saeng yang berada didekatnya memeluk dengan penuh rasa kasih sayang.

Hyung Jun : " Sabar hyung....aku yakin dia pasti mengerti. "

Kata Hyung Jun meyakinkan orang itu sambil menepuk pundaknya. Orang itu hanya menggenggam erat tangan Hyung Jun yang menempel dipundaknya sambil tersenyum sungging.

***

Hyun Joong : " Kau diam dan duduk disini dulu ya? aku mau keluar sebentar. "
Rin Rin : " Ah! mau kemana ? aku takut... "
Hyun Joong : " Sebentar saja,aku kembali kok "

Kata Hyun Joong di dalam pesawat itu. Rin Rin berdiam didalam sana menunggu Hyun Joong selesai dengan urusannya. Tak lama Hyun Joong datang dan duduk disebelah Rin Rin. Wajahnya tampak serius. Membuat Rin Rin semakin bingung.

Rin Rin : " Kau tidak ingin memperjual belikanku kan ? "

Tanya Rin Rin tiba2 membuat Hyun joong kaget.

Hyun Joong : " Mwo ? ahhaha...ani..kau tenang saja "

Ucap Hyun Joong mengelus rambut Rin Rin.

***

Heo Young Saeng POV's

Aku melihatnya. Ya,Rin Rin dan Hyun Joong hyung. Datang. Aku berlari kecil kearahnya sambil tersenyum.

Young Saeng : " Hey "

Sapaku.

Hyun Joong : " Saeng...sudah lama ? maaf membuatmu menunggu lama. "
Young Saeng : " Ani...gwaenchana hyung,Rin-ah. Ayo ikut aku .. "

Ajak Young Saeng pada Rin Rin. Rin Rin yang bingung tangannya ditarik2 oleh Young Saeng hanya diam. Hyun Joong melihatnya dan mengangguk. Rin Rin pun mengikuti kemana Young Saeng membawanya *dibawa kabur melulu ane :3*

Rin Rin : " Kita mau kemana ? "
Young Saeng : " Tenang,dan ikuti aku .. "

Kataku sambil tersenyum padanya. Dia hanya tersenyum kembali kepadaku,seakan dia percaya. Aku hanya bisa memendam ini di dalam hati. Belum saatnya.

Heo Young Saeng POV's End

Young Saeng membawa Rin Rin ke sebuah salon yang tidak begitu jauh dengan bandara. Pakaian,make up,sepatu dan lain-lain Young Saeng serahkan kepada temannya yang seorang pemilik salon itu untuk di rubah. Mereka merubah Rin Rin sedemikian rupa,hingga Young Saeng terbelalak.

Young Saeng : " Rin-ah? "
Rin Rin : " Y...ye ? apa aku jelek ? sebenarnya apa yang ingin kalian bicarakan ? "
Young Saeng : " Ani...kau cantik sekali,ayo! "

Young Saeng kembali membawa Rin Rin keluar salon itu,menuju mobil dan membawanya ke sebuah rumah yang lumayan besar.

Choi Rin Rin POV's

Mmm....mmm.....aduh,aku mau dibawa kemana ini ? aku takut....*gelisah* jangan - jangan mereka mau berbuat macam2 padaku lagi ? ya tuhaann....tolong aku,kenapa aku mau2nya diajak ke sini ya sama Hyun Joong ? ini Australi kan ? ya ampun....

Rin Rin : " Hei ..ini di Australia kan ? "
Young Saeng : " Ye..ini Aussie. Wae ? kau belum pernah kemari ? "
Rin Rin : " A...ani...aku hanya....hanya bingung saja,kenapa kau membawaku kemari ? sebenarnya ada apa ? "

Tanyaku yang tidak tahu sudah keberapa kali. Young Saeng yang tadinya tersenyum merubah ekspresi wajahnya 180 derajat. Dia hanya diam saja. Aku makin bingung.

Rin Rin : " Kau tidak akan melakukan macam2 padaku kan? atau memperjualbelikanku kan ? "

Young Saeng melihatku sejenak. Mata kami bertemu,sungguh gundah hatiku. Tatapannya menakutkan.

Young Saeng : " Ahhahaha....ani...ani ... "

Tiba2 saja dia tretawa. Membuatku kaget sekali. Aku melipat bibirku dan tidak menghiraukan tawaannya.

Choi Rin Rin POV's End

Young Saeng : " Silakan duduk ... "

Kata Young Saeng memeprsilakan Rin Rin untuk duduk dengan anggun. Setelah Rin Rin duduk ia permisi ke belakang sebentar untuk membuang air kecil.

Young Saeng : " Kau tunggu disini dulu ya? aku mau ke toilet "
Rin Rin : " Ye "

***

Hyung Jun : " Kau sudah siap hyung ? "

Tanya Hyung Jun sambil membuka pintu kamar orang itu perlahan.

Kyu : " Sudah Jun,tapi apa baik2 saja ? "
Hyung Jun : " Molla...ini kan hanya idenya Hyun Joong hyung "

Kata Hyung Jun sambil mengangkat bahunya. Orang itu hanya tersenyum.

Someone : " Oke...gwaenchana,ayo.. "
Kyu : " Ye..keburu ada yang melihat kita. "

Mereka bertiga pun keluar dari ruangan itu dengan mengendap2. Diluar sudah terparkir mobil yang lumayan mewah dan ada Hyun Joong didalamnya.

Hyun Joong : " Silakan tuan .. "

Ujar Hyun Joong sambil tertawa.

Kyu : " Ahhaha...kau ada ada saja hyung, hhaha "
Hyung Jun : " Hyung,apa kau sudah mulai mengakui profesimu sebagai seorang supir...hmbbbh "

Celetuk Hyung Jun menahan tawa. Hyun Joong pun menjitaknya.

Hyun Joong : " Enak saja kau ini! sudah ayo,semuanya masuk! "

Dalam perjalanan.

Someone : " Apakah benar dia sudah sampai ? "
Hyun Joong : " Ye..aku yang mengantarnya sendiri. Kau tahu kan ? "
Someone : " Ye..sepertinya aku belum siap "
Kyu : " Kau pasti siap...kalau tidak,kau pasti akan menyesal "
Someone : " Ye,gomawo hyung "

Kata orang itu tersenyum manis. Tak lama mereka sampai di tepi pantai yang indah. Oarng itu terkaget dengan keindahan pantai itu.

Someone : " Gomawo hyung,jeongmal gomawoyo .. indah sekali "

Katanya hampir menangis. Kyu hanya menepuk pundaknya,dan Young Saeng menggemgam tangan orang itu. Hyung Jun tersneyum.

Hyun Joong : " Cheonmanyo...ini semua demi kau,kami tidak ingin kau...kau pergi dengan, maafkan aku "
Someone : " Gwaenchana hyung,memang ini deritaku. Ya sudahlah,kalian jangan tegang begitu..seharusnya aku yang tegang "

Ucap orang itu menitikkan setetes air mata. Mereka semua menangis sambil berpelukan.

Hyun Joong : " Yeobosseo ? "
Someone : " Yeobosseo,hyung ? apa kau sudah sampai ? "
Hyun Joong : " Ye..kau bisa membawanya kemari "
Someone : " Siap hyung , jal isseo "
Hyun Joong : " Jal isseo "

'KLEK'

Telepon pun ditutupnya. Hyung Jun,Kyu dan orang itu melihat Hyun Joong dengan tatapan was2.

***

Young Saeng : " Maaf lama "

Young Saeng datang sambil tersenyum.

Rin Rin : " Gwaenchana *Senyum* "
Young Saeng : " Kau sudah siap ? "
Rin Rin : " M..mwo ? sudah siap apa ? "
Young Saeng : " Sepertinya kau sudah siap,ayo! "
Rin Rin : " Mwo ? tung...tunggu ,hey "

Young Saeng menarik tangan Rin Rin dan membawanya masuk kembali ke dalam mobil. Young Saeng menarik gasnya kuat2 dan melaju kencang menuju tempat itu.

Choi Rin Rin POV's

Young Saeng : " Apa yang paling kau inginkan ? "

Tanyanya. Aku semakin bingung,kenapa tadi aku tidak kabur saja ya ?

Rin Rin : " Eh ? mm...aku,aku ingin.... "

Ingin apa ya ? aku tidak ingin apa2 selain ingin bertemu dengan oppa. Oppa,aku merindukanmu.

Young Saeng : " Apapun itu "
Rin Rin : " Mwo ? ah..aku...aku ingin bertemu dengan kekasihku. Aku sangat meindukannya. "

Ya,aku sangat merindukanmu Jung Min oppa. Aku tertunduk. Young Saeng hanya menghela nafas di sebelahku sambil masih menyetir mobilnya.

Young Saeng : " Baiklah...aku akan mengabulkannya. "

Katanya pelan. Aku terperanjat.

Rin Rin : " Maksudmu ?! "

Young Saeng hanya tersneyum kecil,ada apa ini ?

Tiba2 dia membawaku ke sebuah tepat yang indaahh sekalii ... tempat itu,sungguh tempat yang paling ingin aku kunjungi. Tepi pantai yang ramai dengan desiran ombak malam hari. Ya,karena saat ini malam...tidak banyak orang yang berlalu lalang disekitar pantai itu.

Young Saeng : " Kau siap ? "
Rin Rin : " Si..siap "
Young Saeng :" Kajja "

Aku tidak tahu apa yang ia katakan. Namun aku bilang siap saja,dia membawaku ke subuah meja makan yang tepat berada di tepi pantai di sebuah gubuk kecil yang indah. Dengan dihiasi beberapa lilin di meja itu,beberapa lampu remang2 di sekitar gubuk itu yang berwarna kuning selaras dengan warna lilin yang ada dimeja itu. Tak lupa disekitar gubuk kecil yang indah itu,terpampang beberapa obor kecil desekelilingnya. Di atas pagar yang mengelilingi gubuk. Aku hanya terbengong-bengong melihat itu semua.

Young Saeng : " Silakan duduk tuan putri "

Katanya anggun sambil melenggangkan sebelah tanganya,dan yang satu menarik kursi meja itu agar aku bisa duduk diatasnya. Aku tersenyum kepadanya.

Young Saeng : " Sampai bertemu nanti,Rin-ah "

Katanya disamping telingaku yang membuatku geli. Maksudnya apa yang ia katakan tadi ?

Rin Rin : " Mak...maksudnya? hey,tunggu ?! "

Aku mencoba memanggilnya,namun ia sudah terlanjur pergi. Aku bingung mau berbuat apa,banyak makanan mewah yang tersaji dimeja itu. Namun,aku tidak berani memakannya. Bisa saja itu daging haram. *babi?!* Aku putuskan untuk berdiam dan menunggu Young SAeng kembali lagi.

Lama sekali aku menunggunya. Hampir 15 menit aku tafsirkan....

Someone : " Chagi ? "

Ah! Dia datang....aku menoleh ke asal suara itu.

Rin Rin : " Kau kemana saja sih ? lama sekaa..... "

MWO ?? apa...apa....apa ini ?? oran itu.....aku sungguh tidak dapat mempercayai ini semua.. Oppa!!

Rin Rin : " Jung Min oppa !! "

Choi Rin Rin POV's End

***

Park Jung Min POV's

Rin Rin : " Jung Min oppa !! "

Ucapnya tidak percaya menahan tangis dan kebahagiaan luar biasa. Aku menghampirinya dan memeluknya erat. Erats ekali. Meluapkan seluruh perasaan rindu yang selama ini tidak dapat aku pendam.

Jung Min : " Neomu bogoshipoyo "
Rin Rin : " Na do "

Aku melepas pelukanku. Dan melihat wajahnya. Sudah lama aku tidak melihat ekspresi wajahnya ini. Aku perlahan mencium bibirnya. Dia menyambutku dengan lembut. Lama aku mempertahankan posisi ini,hingga ia melepaskan pelukan dan ciumannya.

Jung Min : " Wae ? apa kau tidak merindukanku,chagi ? "
Rin Rin : " A...ani oppa,aku hanya....hanya merasa ini salah. Kita belum menikah oppa,kita tidak boleh melakukan ini. "

Katanya menyesal dan menunuduk tidak mau melihatku. Aku mengangkat dagunya.

Jung Min : " *senyum* Aku tahu chagi,tapi apa kau masih akan menolaknya jika aku ..... "
Rin Rin : " Apa ? aku apa oppa ? "
Jung Min : " *senyum* ani...ayo duduk,kita makan "

Aku melepaskan tanganku pada dagunya dan duduk. Dia masih tetap berdidiri. Hampir saja ..

Rin Rin : " Aku apa oppa ? "
Jung Min : " Mwo ? ah..gwaenchana...ayo duduk.... "
Rin Rin : " Tidak mau! katakan dulu..aku apa ? jawab! "

Nadanya terdengar tinggi ditelingaku. Aku kembali berdiri sembari menghela nafas. Aku beridiri dihadapannya,memegang kedua tangannya.

Jung Min : " Jika aku...... "

Apa yang harus aku lakukan ? apa aku akan mengatakannya sekarang ?

Rin Rin : " Aku ?~ "
Jung Min : " Aku.... "

Apakah ini waktu yang tepat...aku yakin kapanpun dia tidak akan siap menerima pernyataan ini. Namun aku harus mengatakannya,agar dia tidak menyesal dikemudian hari.

Jung Min : " Aku menderita komplikasi kanker hati stadium akhir dan tumor otak ..... "

Aku telah mengatakannya. Aku melihat terdapat ekspresi tidak percaya. Aku bisa melihatnya. Dia mnangis dihadapanku. Aku tidak bisa menahan tangisku.

Park Jung Min POV's End

Choi Rin Rin POV's

Jung Min : " Aku menderita komplikasi kanker hati stadium akhir dan tumor otak ..... "

'DEG'

Bagai tersambar petir hatiku. Apa ? apa yang barusan ia katakan,membuatku tak mampu berdiri lagi. Aku hampir jatuh,aku menangis sejadi2nya.

Rin Rin : " Ap...apa ? apa yang oppa katakan ? a....aa.....jadi ....jadi opppa.... "
Jung Min : " Ye...ye,aku berbohong padamu soal kepergianku ke Amerika untuk study. Aku berbohong...aku sebenarnya ke sini, untuk melakukan pengobatan secara intensif. Soal hubungan kita,yang amma dan appaku tidak menyetujuinya. Itu semua bohong. Bohong,mereka sangat menyetujui hubungan kita,a.....aku.....gara2 aku,gara2 penyakitku ini...kau harus berpisah denganku. Aku tahu ini salah...maafkan aku,jeongmal mianhae "

Aku...aku sudah tak dapt berkata2 lagi mendengar penjelasannya. Jadi selama ini....oppa berbohong padaku? kenapa oppa melakukan ini padaku ? kenapa ia tidak jujur saja padaku jika ia mengidap penyakit itu ? aku pasti akan merawatnya,aku pasti akan selalu berada disisinya. Tapi kenapa ?

Jung Min : " Jeongmal mianhae .... Hyun Joong hyung,Kyu Joong hyung,Young Saeng hyung,dan Hyung Jun...mereka adalah sahabatku. Aku mengamanatkan kepada mereka supaya menjagamu di Mokpo selama nenek ke Australi. "
Rin Rin : " Ne...nenek ? "
Jung Min : " Ye....kakekmu...adalah dokter yang mengobatiku,yang mengusulkan agar aku dirawat disini. Dan kepergian nenek meninggalkanmu saat kau baru saja sampai disini,adalah untuk menggantikan amma dan appa ku yang sedang kembali ke Seoul....jeongmal mianhae... "

'GREP'

Aku memeluknya. Erat. Erat sekali. Hingga aku sendiri pun sulit untuk bernafas. Dia hanya terkaget dan menyambut pelukanku. Aku menangis sejadinya di pelukannya.

Rin Rin : " Hiks..wae ? hiks...hiks...waeyo oppa ? kenapa oppa menyembunyikan semua ini dariku ? hiks....aku tau , opp apasti takut bila aku akan meninggalkanmu ? aku tidak akan melakukan itu oppa...percaya padaku...aku akan selalu berada disisimu...aku akan selalu mendukungmu oppa...hiks hiks hiks...tapi kenapa ? kau tahu ? apa yang kau lakukan ini...telah membuat hatiku sakit. Sangat sakit sekali oppa.... hiks "
Jung Min :" Mianhae...jeongmal mianhae chagiya...kumohon maafkan aku. Aku juga tidak ingin kau seperti ini. Ini semua kemauan kakek,amma,dan appa ...aku hanya..... "

'CHU'

Tiba2 saja aku mengagetkannya dengan sebuah ciuman. Ciuman yang lembut yang menempel dibirbirnya yang lemah itu. Aku tidak tahu apakah ini ciuman terakhir untuknya. Namun aku percaya,aku akan selalu ada didalam hatinya...begitu juga sebaliknya.

Choi Rin Rin POV's End

***

Nenek : " Maafkan nenek Rin-ah...nenek tidak bermaksud membuatmu menjadi seperti ini. Ini semua demi kebaikanmu. "
Rin Rin :' Kebaikan apa?! dengan cara memisahkanku dengan Jung Min oppa,merahasiakan tentang penyakitnya padakau...itu yang namanya demi manjaga kebaikanku !! Aku kecewa padamu nek !! "

Kata Rin Rin seraya pergi meninggalkan Neneknya yang hampir saja meneteskan air mata itu.

Jung Min : " Maafkan aku nek...seharusnya aku berkata jujur padanya "
Nenek : " Gwaenchana "

Nenek Rin Rin dan Jung Min berpelukan sejenak.

***

Rin Rin : " Apa yang oppa rasakan ? "
Jung Min : " Cinta "
Rin Rin : " Aku serius !! "
Jung Min : " Aku juga serius !! "
Rin Rin : " HAHA ..lucu ....garing sekali ya ? "
Jung Min : " Jangan ngambek begitu dong chagi....aku haus....mau minum.... "

Rin Rin mengambilkan minum untuk kekasihnya itu.

Rin Rin : " Ye..ye..ini....minumlah... "
Jung Min : " Gomawo "

Kata Jung Min tersenyum. Mereka berdua sama2 tersenyum malu2. Membuat suasana menjadi sedikit canggung.

Jung Min : " Terimakasih "
Rin Rin : " Sama2 "

Rin Rin menraih gelas yang tadi diminum Jung Min dan menaruhnya kembali di atas meja.

Jung Min : " Chagi.... "
Rin Rin : " Wae oppa ? apa kepalamu pusing ? "
Jung Min : " Ani *menggeleng* .... hatiku yang sakit ... "
Rin Rin : " MWO ? ah..aku panggilkan dokter ya oppa !! "

Rin Rin beranjak dari duduknya dan mencoba berlari keluar untuk memanggil dokter,saat tangan kekar Jung Min menahannya.

Rin Rin : " Oppa ? "
Jung Min : " Duduk "
Rin Rin : " Tapi,katamu kau ... "

Jung Min menariknya dan membiarkan kekasihnya itu terjatuh dalam pelukannya. Rin Rin mencoba melepaskan pelukan yang dirasanya tidak nyaman itu.

Rin Rin : " Oppa,lepaskan aku...aku tidak bisa bernafas... "
Jung Min : " Tidak! "
Rin Rin : " Hmmbb.....opp...oppaa...."
Jung Min : " Chagi ? *melepaskan pelukan* "
Rin Rin : " Heehh...heehh...khek...*memegang lehernya* aduh,leherku... "
Jung Min : " Mianhae "
Rin Rin : " *menatap tajam* "
Jung Min : " *melas* "
Rin Rin : " Hhaha...gwaenchana oppa "
Jung Min : " Huftt.... "
Rin Rin : " Oppa kenapa ? "
Jung Min : " Berjanjilah padaku "
Rin Rin : " Mwo ? "
Jung Min : " .....berjanjilah.....aku akan selalu.....ada dihatimu "
Rin Rin : " Oppa..aku tidak suka topik ini,tolong diganti "

Jung Min memegang tangan Rin Rin erat. Mencoba meyakinkan akan perkataannya barusan. Rin Rin mulai luluh dengan tingkah laku Jung Min.

Rin Rin : " Arraseo..arraseo...aku janji "
Jung Min : " Jeongmal gomawoyo *senyum* "
Rin Rin : " Cheonmanyo *senyum* "

Rin Rin mendekat dan memeluk Jung Min lembut. Sang ekasih menyambutnya. Pelukan mereka mengalahkan hangatnya lapu yang menerangi ruangan itu ,sore ini.

***

Kim Hyun Joong POV's

Ya ampun...aku baru menyadari,bahwa...bahwa penyakit ini tidak main2...hyung,aku sungguh....sungguh ingin menangis melihatmu seperti ini. Kau terlalu lemah untuk menerima semua kenyataan ini. Wajahmu yang begitu pucat,tubuhmu yang mengurus,kantung matamu yang terlihat begitu jelas...menanndakan kau begitu tersiksa dengan ini semua. Disamping itu,kesedihanmu....yang....yang begitu dalam,memikirkan bagaimana nasib Rin Rin setelah kau....kau.... *menangis*

Tuhaan...tolong dengarkan aku,dengarkan kami semua...yang meminta kesembuhan untuk Jung Min. Sembuhkanlah dia. Kumohon tuhann..dengarkanlah doaku ini .....

Kim Hyun Joong POV's End

***

'KLEK'

Suara kaleng minuman yang dibuka oleh Hyung Jun terdengar begitu jelas sore itu....

Young Saeng : " Kau belum pulang ? ini sudah jam 8 "
Kyu : " Ye...apa kau tidak mengkhawatirkan adikmu Kibum sendirian di rumah ? "
Hyung Jun : " Ye...sebentar lagi aku pulang. Lagian buat apa aku mengkhawatirkan Kibum ? Dia sudah besar,laki2 lagi...lebih baik aku menemani hyung disini "

Kata Hyung Jun tertunduk. Young Saeng dan Kyu saling pandang. Kyu menepuk pundak Hyung Jun.

Kyu : " Kami tau Jun,kau yang paling dekat dengannya...kami juga tak kalah sedih mendengar ini semua. Tapi kau harus percaya padanya,bahwa dia akan bertahan untuk kita...untuk semuanya. "
Young Saeng : " Ye..."
Hyung Jun : " Terimakasih Hyung.... *senyum* "

Kyu dan Young Saeng duduk disamping Hyung Jun. Suasana begitu hening. Kyu melihat ke langit2 malam yang bertabur banyak bintang. Young Saeng hanya memandang kosong disekitar tempat itu. Hyung Jun menekuk wajahnya.

Kyu : " Kau tahu ? bintang itu....bintang yang paling besar diantara semua bintang2 itu...itu adalah kita. "

" Kita yang paling bisa bersinar disana..karena persahabatan kita tidak pernah putus hingga masa2 yang sesulit seperti ini....kita selalu bersama. "

Young Saeng : " Ye...Walapun nanti.....semoga saja tidak.....salah satu dari kita akan benar2 ada diatas sana,kita tidak akan pernah melupakannya. Kita akan selalu berada disana bersamanya,walaupun kita berada dibumi. Hati kita tetap dan akan selalu berada bersamanya....."

Hyung Jun melihat hyung2nya itu. Mereka berdua tersenyum ke arah Hyung Jun. Hyung Jun juga tersneyum dan beralih memendan langit.

Hyung Jun : " Ya...semua yang telah kita lalui,suka,duka,canda,tawa...semuanya,baginya....dia telah melakukan yang terbaik untuk kita. "

" Dan kita jugaa.....juga harus membawa kata terakhit yang mungkin bisa membuatnya tenang disana. Yang meyakinkannya bahwa kita,....akan selalu mengenangnya. "

Someone : " Maksud kalian apa ? "

Hyung Jun,Kyu Joong dan Young Saeng kaget dengan suara orang itu. Mereka menoleh ke belakang dan mendapati orang itu berdiri disana.

Hyung Jun : " ..... *kaget,bengong* "
Kyu : " Kau .... "
Young Saeng : " Kenapa kau kemari !! "



To Be Continue


Admin: Sarii a.k.a Han Soo Mun
users: hansoomun96

hansoomun96

Jumlah posting : 10
Join date : 02.03.11
Age : 21
Lokasi : Yogyakarta

http://www.hansoomun.blogspot.com/

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik